MUDIK LEBARAN #hari_kedua dan ketiga

Kegiatan di hari kedua, 26 Agustus 2011 juga berjalan dengan baik.  kegiatan hari kedua difokuskan untuk membagikan makanan dan minuman kepada 1000 orang pemudik.

Persiapan sudah mulai dikerjakan sejak pukul 06.00 pagi di Pusdiklat, dengan bantuan tenaga yang diberikan oleh donatur dan beberapa kadet dan tenaga masak dari Pusdiklat, maka pekerjaan menyiapkan makanan baik dari menyiapkan bahan, memasak, membungkus kedalam duz makanan terasa ringan, apalagi dikerjakan dengan bersama-sama dengan penuh canda dan riang, semangat dan kasih.

Tidak lama pun, tenaga relawan dari korps Jelambar datang untuk membantu menyiapkan paket-paket makanan ini, sebagian dari mereka membantu untuk menyiapkan perlengkapan untuk memasak air dan menyiapkan minuman untuk di mobil kantin.

Tidak terasa hari sudah mulai siang, jam 13.00 direncanakan kita semua akan menuju ke Stasiun Senen untuk menyiapkan semuanya itu, mobil logistik dan mobil kantin sudah berada lebih dulu disana. Direncanakan hari ini akan ada peresmian dan upacara singkat di Stasiun Senen dengan beberapa lembaga sosial lainnya termasuk dihadiri oleh Putri Pariwisata Indonesia 2010.

Stasiun Senen hingga tgl. 26 Agustus 2011 tercatat sudah lebih dari 6000 pemudik memadati Stasiun Senen, dimana mayoritas penumpang dari Stasiun ini adalah penumpang kereta Ekonomi dan Bisnis, sehingga tidaklah heran Stasiun ini selalu dan selalu dipadati oleh ribuan pemudik. Segala persiapan yang Bala Keselamatan sudah siapkan juga sudah dikoordinasikan dengan beberapa pihak, khususnya dalam hal pembagian makanan nanti. Koordinasi dengan pihak Kepolisiaan dan Petugas Stasiun juga terus diinformasikan.

Tepat jam 17.00, sejam sebelum waktu Berbuka Puasa, Seluruh tim relawan baik dari Dompet Dhuafa, Pramuka, Kadet dan Para Tim Relawan dari Bala Keselamatan bergabung untuk briefing singkat oleh Mayor Spener N. Tetenaung mengenai bagaimana teknis pembagian dan pemberian kepada pemudik.

Setelah briefing singkat, seluruh tim relawan menuju ke peron stasiun jalur 1 sembari membawa paket makanan yang sudah disiapkan dan membawa beberapa minuman teh dan kopi yang juga sudah disiapkan dalam bungkusan plastik kecil. Pengawalan Polisi sangatlah ketat sehingga seluruh tim relawan pun harus bergerak cepat menuju tempat pembagian.

Setelah semua berkumpul, tim menunggu instruksi dari Mayor Spener dan Pihak Kepolisian bagaimana teknisnya nanti. Tepat pada waktu azan maghrib berkumandang dan kami pun seluruh tim baik dari Pramuka, Dompet Dhuafa langsung membagikan paket makanan bagi para pemudik yang sedang menunggu kedatangan kereta, pembagian ini ternyata tidak hanya bagi para pemudik yang ada di peron jalur 1 tapi tim pun berinisiatif membagikan kepada para penumpang yang berada di jalur 2, 3 dan 4 bahkan diberikan kepada masinis yang sedang menunggu waktu keberangkatan keretanya.

Para pemudik yang mendapatkan makanan dan minuman pada saat berbuka puasa sangat mensyukuri dan mengucapkan terima kasih kepada para relawan yang membagi-bagikannya, karena ada pemudik yang sejak awal tidak bisa menyiapkan makanan untuk berbuka puasa dikarenakan masih memikirkan perjalanan mudiknya.

Kegiatan ini masih berlangsung hingga pukul 21.00 malam dimana mobil kantin dengan para relawannya masih memberikan minuman hangat teh dan kopi kepada para pemudik yang berada di luar stasiun yang sedang mengantri jadwal keberangkatan keretanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: